Ikan Hias Air Laut Bisa Hidup Di Air Tawar

Sahabat Gilda!. Selamat datang kembali di www.gilda35.com, pada kesempatan kali ini kami ingin memberikan informasi  Ikan Hias Air Laut Bisa Hidup Di Air Tawar

ikan hias air laut
ikan hias air laut

Dalam dunia perikanan, kita mengenal habitat sebagai tempat hidup ikan untuk tumbuh dan berkembangbiak. Ada ikan yang menempati perairan tertentu tapi mempunyai toleransi atau bisa hidup di perairan lain. Perairan tempat hidup ikan terbagi tiga yaitu perairan tawar, perairan payau, dan perairan laut.

Secara alami ikan mempunyai habitat perairan tawar atau perairan laut, tapi ada beberapa jenis ikan yang mempunyai toleran terhadap salinitas sehingga dapat bertahan hidup di perairan payau.

Sahabat Gilda, lebih banyak  orang yang ingin memelihara ikan hias dari jenis ikan perairan laut dari pada jenis ikan perairan tawar.

Karena ikan hias perairan laut mempunyai ciri khas yang menarik. Dari segi warna ikan hias jenis perairan laut beraneka ragam dan warna lebih cerah. Dari segi bentuk tubuh pun sangat unik juga beraneka ragam.

Namun kendala utama yang dialami jika ingin memelihara ikan hias yang berasal dari perairan laut adalah pengadaan air laut itu sendiri. Kendala inilah yang mengakibatkan sebagian orang mengurungkan untuk memelihara jenis ikan hias dari perairan laut.

Sahabat Gilda, tapi jangan kwawatir jika sahabat ingin memelihara jenis ikan perairan laut tapi terkendala pengadaan air lautnya atau air dengan kadar air tinggi sedangkan di tempat sahabat yang ada hanya air tawar.

Sahabat sekalian, untuk memelihara jenis ikan hias air laut ke dalam akuarium, bisa dilakukan dengan menggunakan air tawar. Tentu dengan sebuah cara yang perlu dengan kesabaran yaitu dengan cara Adaptasi.

Adaptasi

adaptasi
adaptasi

Adaptasi merupakan sebuah cara bagaimana ikan mengatasi kondisi lingkungan yang tidak memungkinkan untuk ikan bertahan hidup dengan baik.

Dalam mempertahankan hidupnya untuk kebutuhan hidup yang mendasar yaitu dalam memperoleh jenis perairan  yang sesuai,  oksigen yang cukup serta makanan yang dibutuhkan.

Sahabat Gilda, terus bagaimana jenis ikan perairan laut melakukan adaptasi terhadap air tawar?.

Yaitu dengan dengan meminum air secara terus menerus, ini dilakukan karena adanya penguapan air yang dilakukan dengan cara osmosis. Ikan perairan laut juga akan mengeluarkan sedikit urine dan secara aktif mengeluarkan garam melalui insang.

Sebaliknya, jenis ikan perairan tawar melakukan adaptasi terhadap air laut dengan tidak minum air tapi pengambilan air dilakukan dengan cara osmosis. Kemudian garam akan diabsorbsi  secara bertahap melalui insang dan sedikit mengeluarkan urine.

Adaptasi harus dilakukan secara bertahap, butuh waktu bagi ikan untuk melakukan penyesuaian diri terhadap lingkungan dalam hal ini adalah periran tawar. Waktu inilah yang membedakan tingkat keberhasilan masing-masing jenis ikan dalam proses adaptasi.

Ada ikan yang bisa dengan cepat dalam proses adaptasi dan ada yang lambat. Bahkan ada jenis ikan yang tidak bisa sama sekali untuk kita adaptasikan ke perairan tawar walaupun dengan sudah berbagai cara dan sudah terlalu lama dalam proses penyesuaian.

Cara Adaptasi

Sahabat Gilda !. Cara adaptasi atau penyesuaian ikan dalam perairan yang berbeda dapat dilakukan dengan mudah . Dalam melakukan proses penyesuaian jenis ikan laut ke dalam perairan tawar, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut

Mulai Dengan Jenis Ikan Muara

Untuk orang yang awam, alangkah baiknya dimulai dari jenis ikan muara terlebih dahulu. Mengapa?.

Karena jenis ikan muara lebih mudah untuk dipelihara dan mempunyai peluang keberhasilan yang lebih besar. Proses adaptasi dapat dilakukan secara bertahap dan hindari proses adaptasi jenis ikan perairan laut ke perairan tawar secara langsung karena akan berakibat fatal terhadap ikan tersebut.

Menggunakan Air Alami

air sumur
air sumur

Untuk hasil yang lebih optimal, gunakan sumber air alami yang berasal dari tanah. Karena air yang alami lebih mendukung terhadap tingkat kehidupan ikan yang akan kita adaptasikan.

Hindari penggunaan air yang mengandung bahan beracun bagi ikan, misalnya PDAM. Karena PDAM dalam pengolahannya menggunakan kaporit/klorin sebagai sterilisasi dan kaporit/klorin bersifat racun bagi makhluk hidup termasuk ikan.

Walaupun air PDAM yang mengandung kaporit/klorin sudah didiamkan dan diberi aerasi  selama tiga hari, tapi masih beresiko tinggi bagi ikan yang sangat rentan terhadap kandungan kapori/klorin walaupun dalam kadar yang sedikit.

Jadi dalam proses adaptasi gunakanlah air dari sumber alami seperti air tanah, sumur, atau jika memungkinkan alternatif terakhir bisa menggunkan air yang isi ulang atau air galon tentunya dengan konsekuensi dengan biaya tambahn tersendiri.

Adaptasi Secara Bertahap

Proses penyesuaian ikan harus dilakukan secara bertahap, jika tidak ikan tidak akan mampu bertahan hidup. Tahapan adaptasi dapat dilakukan sebagai berikut :

  • Isi akuarium dengan volume setengah dengan air laut
  • Masukkan ikan dan lengkapi dengan alat filtrasi dan juga aerator
  • Setiap hari ditambahkan air tawar sebanyak satu gayung saja
  • Penbambahan setiap hari satu gayung air tawar dilakukan sampai akuarium terisi penuh air
  • Setelah penuh, buang satu gayung dari air akuarium dan tambahkan satu gayung air tawar
  • Buang dan tambahkan satu gayung air tawar dilakukan sampai kadar air tawar mencapai 80 persen
  • Setelah itu, biarkan selama 1 sampai dengan 2 minggu  supaya ikan laut dalam akuarium dapat menyesuaikan dengan lingkungan barunya
  • Setelah 1 – 2 minggu, buang satu gayung dari air akuarium dan tambahkan satu gayung air tawar
  • Buang dan tambahkan satu gayung air tawar dilakukan sampai kadar air laut mencapai 0 persen

Ikan yang berhasil melakukan penyesuaian saat kita pelihara biasanya warnanya agak kusam.  Untuk menghindari kusamnya warna tersebut dan menjaga warna agar tetap indah,  buatlah proporsi air akuarium 20 persen air laut + 80 persen air tawar.

Makanan Ikan

pelet
pelet

Walaupun jenis ikan laut sudah bisa hidup di akuarium air tawar namun sifat agresifnya tetaplah ada, sehingga agar dapat lebih berhati-hati jika memelihara jenis ikan laut bersama-sama dengan jenis ikan tawar dalam satu akuarium karena bisa terjadi kanibalisme.

Untuk menghindari hal tersebut dalam pemberian pakan agar dapat dilakukan dengan tepat waktu. Agar jenis ikan laut tidak memangsa jenis ikan tawar. Pemberian pakan dapat dilakukan tiga kali sehari untuk pakan buatan.

Selain pakan buatan dapat juga diberikan pakan alami seperti udang kecil, dan  ikan kumpai. Dalam pemberiannya baiknya dalam kondisi hidup tiap tiga hari hanya sekali dengan proporsi disesuaikan dengan jumlah jenis ikan laut yang pelihara.

Ikan Yang Pernah Berhasil

Sahabat Gilda!. jika poin-poin diatas dapat dilakukan dengan baik, maka sahabat sudah bisa memelihara jenis ikan laut dalam akurium berisi air tawar.

Jenis ikan laut yang sudah berhasil diadaptasi ke air tawar diantaranya  adalah : betutu, kerapu, baronang, mangrove jack, ketang-ketang, giant trevally, sumpit, scropion fish, mono argante, flower eel dan belanak.

Sahabat Gilda!. Demikian yang dapat kami sampaikan informasi tentang Ikan Hias Air Laut Bisa Hidup Di Air Tawar, semoga bermanfat.

Baca juga :